Saturday, November 17, 2018

Setelah Jimin BTS, Kaus yang Dikenakan Dahyun Twice Juga Munculkan Kontroversi


Salah satu member Twice yaitu Dahyun baru-baru ini menjadi perbincangan publik karena baju yang dia kenakan.

Pada Selasa (13/11/2018), seorang politisi asal Jepang, Onodera Masaru mengunggah foto Dahyun di tahun 2017. Saat itu dia terlihat mengenakan baju yang mendukung budak seks tentara Jepang selama Perang Dunia II. 


Hal itu tentu memunculkan kontroversi mengingat hubungan Jepang dan Korea Selatan sendiri sedang tidak begitu baik. Sebelumnya, kasus yang mirip sempat menimpa Jimin BTS. Member BTS tersebut pernah mengenakan baju bergambar bom atom dan menjadi sorotan publik hingga membuat mereka batal tampil di program musik TV Asahi.

"BTS tidak akan tampil di Kohaku Uta Gassen NHK. Ini merupakan kabar baik, tapi ada kabar buruk lainnya. Ini adalah baju 'comfort women'. Keuntungan penjualan baju itu disalahgunakan untuk memberi dukungan pada gerakan 'comfort women' di Korea. Aku sudah memberi tahu NHK," tulis Onodera Masaru pada unggahannya.



Brand yang memproduksi baju tersebut, Marimond mendesain baju tersebut untuk menyuarakan dukungan mereka terhadap budak seks tentara Jepang. Warga Jepang yang tergolong anggota gerakan sayap kanan menuntut NHK untuk tidak mengundang Twice di acara Kohaku Uta Gassen.


Belum lama ini, NHK justru mengkonfirmasi bahwa Twice akan tampil di festival musik akhir tahun tersebut

0 comments:

Post a Comment